Senin, 08 Juni 2015

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN KURS

Hallo readers, di post ini saya akan membahas tentang  apa saja sih faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran kurs.

Menurut ekonom Salvatore, definisi Nilai Tukar adalah harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya atau nilai suatu mata uang terhadap nilai mata uang lainnya. Nilai tukar mata uang pada suatu negara bersifat fluktuatif dan dinyatakan dalam perbandingan dengan mata uang negara lain. Jika nilai mata uang menguat maka nilai ekspor produk dari negara tersebut akan menjadi lebih tinggi dan sebaliknya jika nilai mata uang melemah, maka nilai impor barang dari negara lain akan lebih rendah atau murah.

Begitu pula dengan pemintaan dan penawaran kurs, apabila permintaan terhadap suatu mata uang, misal permintaan Dollar lebih tinggi dari penawarannya, maka nilai Dollar akan naik, begitu pula sebaliknya. Kurs terbentuk ketika jumlah dan kurs yang diminta sama dengan jumlah dan kurs mata yang ditawarkan. Kondisi ini disebut sebagai kondisi kesetimbangan kurs.

Menurut beberapa sumber yang saya baca, berikut ini adalah Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Kurs :

1.      Perubahan dalam Cita Rasa Masyarakat
Perubahan dalam citarasa masyarakat mempengaruhi dan mengubah corak konsumsi mereka atas barang-barang yang diproduksikan di dalam ataupun yang diimpor dari luar negeri. Jika kualitas barang dalam negeri membaik maka ini akan mengurangi impor barang, tetapi jika kualitas barang-barang yang di impor mengalami perbaikan atau dalam arti lebih bagus daripada barang dalam negeri ini akan menyebabkan keinginan masyarakat untuk mengimpor bertambah besar. Apabila citarasa masyarakat meningkat akan konsumsi barang-barang impor maka kurs valuta asing akan meningkat karena didorong oleh permintaan yang meningkat.

2.      Perubahan Harga Barang Ekspor dan Impor
Apabila harga barang ekspor naik, maka valuta asing tentu banyak digunakan dalam pasar bebas, ketika valuta asing dalam pasar bebas banyak digunakan maka akan menaikkan valuta asing. Begitupun sebaliknya, apabila harga barang impor naik, maka impor menjadi turun, dan valuta asing naik. Maka dari itu, perubahan harga-harga barang ekspor dan impor akan mempengaruhi kurs.

3.      Inflasi
Inflasi pada umumnya berlaku menurunkan kurs valuta asing. Hal ini disebabkan karena inflasi menyebabkan harga-harga di dalam negeri lebih mahal dibandingkan harga-harga diluar negeri dan oleh sebab itu, inflasi cenderung menambahkan impor dan dengan bertambahnya impor maka kurs valuta asing menurun. Kemudian, inflasi menyebabkan harga-harga barang ekspor menjadi lebih mahal, oleh karena itu inflasi berkecenderungan mengurangi ekspor, dengan berkurangnya ekspor akan menimbulkan kekurangan penawaran valuta asing ( harga mata uang negara yang mengalami inflasi merosot).

4.      Perubahan Suku Bunga dan Tingkat Pengembalian Investasi
Suku bunga dan tingkat pengembalian investasi sangat penting dalam mempengaruhi aliran modal. Apabila tingkat suku bunga dan pengembalian investasi rendah maka modal dalam negeri akan mengalir keluar negeri, tetapi jika suku bunga dan tingkat pengembalian investasi tinggi maka modal luar negeri akan masuk ke Negara tersebut.

Apabila lebih banyak modal yang mengalir ke suatu Negara, permintaan akan mata uangnya menjadi bertambah, maka nilai mata uang tersebut bertambah. Begitupun sebaliknya, jika lebih banyak modal Negara dialirkan ke luar negeri maka permintaan akan mata uangnya berkurang dan nilai mata uang suatu Negara akan merosot.

5.      Pertumbuhan Ekonomi
Efek dari pertumbuhan ekonomi kepada nilai mata uangnya sebenarnya tergantung kepada corak pertumbuhan ekonomi yang berlaku. Apabila perkembangan ekspor lebih maju, maka permintaan akan mata uang Negara tesebut bertambah lebih cepat dari penawarannya, dan menyebabkan nilai mata uang Negara tesebut naik.

Sebaliknya, ketika perkembangan impor lebih maju daripada ekspor, maka penawaran akan mata uang Negara tersebut bertambah lebih cepat dari permintaannya, dan menyebabkan merosotnya nilai mata uang Negara tersebut.

Demikianlah salah satu faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran kurs. Semoga post saya ini dapat menambah wawasan para pembaca terlepas dari segala kekurangannya. See you on the next post:D


DAFTAR PUSTAKA


1 komentar: